Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian
  • Home
  • Tentang Kami
    • sejarah
    • Visi dan Misi
    • Profil Pengurus
      • Kepala PSKP: Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA.
    • Profil Tim Ahli
    • Profil Peneliti
    • KEPENGURUSAN PSKP
    • Patner
  • Penelitian
  • Kegiatan
    • Workshop
    • Konferensi
    • Pelatihan
    • Diskusi
    • Advokasi
  • Publikasi
    • Buku
    • Jurnal
    • Monograf
    • Buletin
    • Buku Saku
    • Newslatter
    • Artikel
  • Ruang Pustaka
  • Home
  • Buku

WABAH (Kumpulan Cerpen)

  • Buku, Publikasi
  • 4 March 2026, 06.33
  • By : ps.kp

Book Editor:

Wening Udasmoro

Arifah Rahmawati

Ketika Albert Camus menulis La Peste pada 1947, ia tidak sedang merekam wabah literal, melainkan merefleksikan pendudukan Prancis oleh Nazi Jerman secara alegoris melalui metafora sampar. Wabah dalam novel tersebut menjadi simbol ketidakadilan, dominasi, ketidakacuhan, dan absurditas keberadaan manusia dalam situasi ketidakbebasan. Dengan logika eksistensial dan pendekatan simbolis, Camus menunjukkan bahwa perang dan penindasan dapat sama berbahayanya dengan wabah itu sendiri. Berangkat dari pemahaman bahwa karya sastra tidak sekadar imajinasi fiktif, melainkan berada di ambang dialektika antara pengalaman dan refleksi pengarang, kumpulan cerpen ini disusun dengan kesadaran bahwa wabah abad ke-21 telah mengguncang rutinitas, stabilitas, dan kemapanan manusia. Perubahan yang dipaksakan oleh situasi memunculkan kegamangan, kemarahan, kesedihan, serta protes terhadap ketidakpastian, dan cerpen-cerpen dalam buku ini menangkap beragam respons tersebut dari yang memaknainya secara santai, melihatnya sebagai tragedi buntu, hingga memahaminya sebagai absurditas ketika manusia merasa memilih, padahal sesungguhnya tanpa pilihan.

Kumpulan cerpen ini merupakan kontribusi para sastrawan dan sastrawati dengan latar akademik yang kuat, termasuk dosen dan alumni Magister Sastra Universitas Gadjah Mada, sehingga menghadirkan pertemuan perspektif antara guru dan murid dalam merespons situasi wabah. Buku ini didukung oleh proyek penelitian internasional selama enam tahun bertajuk “Gender Dimension of Social Conflict, Violence and Peacebuilding” yang melibatkan peneliti dari Indonesia, Swiss, dan Nigeria, dengan tujuan pada fase akhirnya memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. Melalui bentuk cerita pendek yang dianggap lebih aksesibel, buku ini berupaya menghadirkan refleksi kritis sekaligus estetis, menegaskan bahwa sastra memiliki kontribusi yang setara pentingnya dengan karya ilmiah dalam memahami persoalan sosial. Dukungan dari Swiss National Science Foundation (SNSF), Swiss Agency for Development and Cooperation (SADC), serta para kolaborator penelitian turut memungkinkan terbitnya buku ini sebagai bagian dari upaya menjembatani riset akademik dengan refleksi kemasyarakatan.

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

Laporan Kegiatan International Immersion Visit Diploma in Women, Peace and Security (WPS)

ArtikelDiskusiSeminar Wednesday, 4 March 2026

Program International Immersion Visit bagi mahasiswa Diploma in Women, Peace and Security (WPS) dilaksanakan pada 16–22 Juni 2025 di Yogyakarta, Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian semester akhir mahasiswa, yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai implementasi prinsip Women, Peace and Security (WPS) melalui pembelajaran langsung di institusi akademik, organisasi masyarakat sipil, serta komunitas lintas iman.

Dinilai Mengancam Demokrasi, PSKP UGM Kritik Keterlibatan TNI dalam Penegakan Hukum Ketahanan Siber di RUU KKS

Artikel Wednesday, 4 March 2026

Selama dua dekade pasca reformasi, sudah dijalankan pemisahan militer dari urusan sipil. Akan tetapi, akhir-akhir ini mencuat rencana pelibatan TNI dalam penegakan keamanan dan ketahanan siber yang terkandung dalam Rancangan Undang-Undang Ketahanan dan Keamanan Siber (RUU KKS).

PSKP UGM Desak Aparat Tidak Menggunakan Kekerasan dalam Menangani Gelombang Aksi Demonstrasi

Artikel Wednesday, 4 March 2026

Aksi demonstrasi yang menjurus pada tindak kekerasan, penjarahan, pembakaran gedung dan fasilitas publik terjadi di berbagai daerah. Bermula dari dari aksi protes dan penyampaian aspirasi mahasiswa dan masyarakat terkait berbagai kebijakan pemerintah dan DPR yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Reformasi Polri, PSKP UGM Sebut 5 Hal yang Perlu Dibenahi

Artikel Wednesday, 4 March 2026

Presiden Prabowo Subianto membentuk Komite Reformasi Polri dalam rangka melakukan perbaikan dan reformasi di tubuh Polri. Perbaikan institusi Polri ini berangkat dari kenyataan masih adanya praktek kekerasan dan pelanggaran HAM di tubuh Polri.

Recent Posts

  • Laporan Kegiatan International Immersion Visit Diploma in Women, Peace and Security (WPS)
  • Dinilai Mengancam Demokrasi, PSKP UGM Kritik Keterlibatan TNI dalam Penegakan Hukum Ketahanan Siber di RUU KKS
  • PSKP UGM Desak Aparat Tidak Menggunakan Kekerasan dalam Menangani Gelombang Aksi Demonstrasi
  • Reformasi Polri, PSKP UGM Sebut 5 Hal yang Perlu Dibenahi
  • Peneliti PSKP UGM: Pendidikan Perdamaian Sebaiknya Diajarkan Sejak Dini
Universitas Gadjah Mada

PUSAT STUDI KEAMANAN DAN PERDAMAIAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA

Sekip K-9 Yogyakarta 55281
email: ps.kp@ugm.ac.id
Telp./Fax : (0274) 520733

© 2017 CSPS Universitas Gadjah Mada